Directorate of Environmental Services - Ministry of Forestry |
| Aketajawe Lolobata, Permata di Jantung Halmahera Posted: 03 Mar 2016 11:41 PM PST
Dalam kehidupan penuh anugerah alam itu, hidup pula masyarakat suku Tobelo Dalam. Suku ini turun-temurun tinggal di hutan Halmahera, suku ini menautkan hidupnya: makan, minum obat dan kesehatan. Kendati suku Tobelo Dalam telah ada sejak ratusan tahun lalu, namun hutan Halmahera masih terjaga dengan baik. Keanekaragaman ekosistem yang berkembang di alam raya Aketajawe Lolobata membentuk keanekaragaman Di hutan dataran rendah hidup Raja udang biru-langit Alcedo azurea) dan Walik Raja (Ptilinopus superbus). Elang alap Halmahera (Accipiter henicogrammus), Sikatan burik (Muscicapa griseisticta) mendiami pegunungan sawah. Banyaknya jenis burung dengan tingkat endemitas yang tinggi, tidak salah bila kawasan ini disebut surga bagi pengamat burung. Salah satu burung yang menarik adalah Bidadari almahera, merupakan 2 dari jenis burung yang berasal dari keluarga Cendrawasih. Selain surga burung, di beberapa titik di kawasan hutan Taman Nasional Aketajawe Lolobata, ditemukan air terjun, sungai tenang hingga deras, anak sungai hingga sungai selebar 30 m. Telaga Pintatu menghadirkan flora dan fauna yang unik dengan sekawanan bebek hutan. Alamat Pengelola : Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata Jl. Empat Puluh Sofifi, Kota Tidore, Kepulauan Maluku Utara website : www.aketajawelolobata.org [teks&foto | ©PJLHK |04032016|triwin&toto&tnaketajaweloloata] |
| You are subscribed to email updates from Direktorat PJLHK. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |



















0 komentar:
Posting Komentar