... Join Us On Facebook

Selasa, 19 Agustus 2014

Directorate of Environmental Services - Ministry of Forestry

Selasa, 19 Agustus 2014

Directorate of Environmental Services - Ministry of Forestry


Yoga Sutisna, Polisi Hutan Teladan 2014

Posted: 19 Aug 2014 01:54 AM PDT

17 Agustus 2014 lalu, Yoga Sutisna, Polisi Hutan pada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Papua mendapat anugerah sebagai "Polisi Hutan Teladan Nasional Tahun 2014". Penganugerahan tersebut berlangsung di Plaza Manggala Wana Bakti, sebagai rangkaian acara peringatan HUT Kemerdekaaan RI ke 69, Kementerian Kehutanan. Ia merupakan salah satu pemenang lomba Penghijauan dan Konservasi Alam Wana Lestari, kategori Polisi Kehutanan. Kategori lain diberikan untuk Penyuluh Kehutanan, Kelompok Tani, Lurah/Kepala Desa, Guru/Sekolah, Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat, Kader Konsevasi Alam, Kelompok Pencinta Alam, Penyidik Pegawai Negeri Sipil dan BKPH, RPH, LMDH Perum Perhutani.

Yoga, kelahiran Batu Hiu, Ciamis, Jawa Barat, 28 tahun silam, memulai tugasnya sebagai Polisi Hutan sejak 2009 di Balai Besar KSDA Papua. Saat ini, Yoga juga mendapat amanah sebagai Kepala Unit Administrasi Satgas Polhut Balai Besar KSDA Papua. Jabatan tersebut diembannya sejak 2012 lalu.

Alumni Ekowisata (41) Institut Pertanian Bogor ini, memiliki kiprah yang tidak sedikit, walaupun baru lima tahun mengabdi untuk kelestarian hutan di Papua. Sebut saja, saat ini ia menjadi pendamping Masyarakat Mitra Polhut "Moy" Cagar Alam Cycloop dan Kelompok Pengelola Wisata Alam "Yomomoy" Taman Wisata Alam Teluk Youtefa.

Apresiasi yang diberikan kepada Yoga dan para pemenang lain, tidak terlepas dari penilaian yang dilakukan oleh panitia. Kriteria-kriteria yang harus dipenuhi oleh para peserta lomba, sesuai dengan Peraturan Menteri Kehutanan No. P.22/Menhut/2013 tentang Pedoman Umum Penilaian Lomba Wana  Lestari.

Menurut Yoga, untuk memenuhi poin-poin yang diminta oleh panitia lomba, setidaknya ia tuangkan dalam 1 rim kertas, mencakup semua kegiatan yang ia lakukan selama tahun 2013.

Yoga berharap, predikat yang ia sandang dapat menjadi penyemangat bagi rekan-rekan sesama Polhut di seluruh Indonesia. "Polhut juga bisa jadi juara. Sebagai garda terdepan dalam pengamanan dan perlindungan kawasan hutan, saya ingin agar Polhut dapat diterima oleh masyarakat dengan baik. Caranya?Bekerjalah dan berkaryalah dengan hati. Polhut harus dekat dengan masyarakat. Dekatilah masyarakat. InsyaAllah, ini akan lebih efektif. Jika masyarakat sudah percaya, maka tugas Polhut akan terbantukan dan kawasan akan menjadi lebih aman. Saya berharap agar pada lomba tahun-tahun berikutnya, ada kategori untuk Mitra Polhut Teladan."

[teks&foto | © PJLKKHL | 19082014 | triwin]

0 komentar:

Posting Komentar

 
◄| Rumah | Tentang Kami | Copyright © 2012 - Laiwangi Pos | Powered by Blogger | Design by Blogbulk - Pocket | Distributed by Deluxe Templates | Galeri Foto | Hubungi Kami | ►